Agar proses belajar HTML berjalan lancar, ada beberapa langkah yang harus Anda lakukan, diantaranya:
1. Persiapan Tool Belajar HTML
Pada langkah ini Anda akan mengetahui hal apa saja yang harus dipersiapkan.
Apa yang Anda Butuhkan?
Hal yang pertama dibutuhkan untuk mempelajari HTML tentunya adalah sebuah browser, seperti yang kalian gunakan saat ini.
Kalian dapat menggunakan berbagai jenis browser yang biasa digunakan, seperti Mozilla, Chrome, dll.
Untuk aplikasi lain Anda hanya memerlukan editor sederhana yang ada pada Windows, yaitu Notepad. Aplikasi ini dapat Anda buka melalui Start Menu. Tapi, untuk memudahkan Anda mengelola code HTML, kami menyarankan Anda menggunakan Notepad++, yang bisa di download melalui tautan INI.
Untuk sistem operasi Linux, Anda dapat menggunakan text editor sejenis seperti Pico, Vi editor, Nano editor. untuk kalian yang menggunakan Mac pakai aplikasi Mac.
Jadi untuk mempelajari HTML Anda hanya memerlukan sebuah browser dan text editor saja.
2. Pahami Web Browser
Web browser adalah sebuah aplikasi yang dapat digunakan untuk mengakses dan menampilkan halaman website.
Untuk halaman website biasanya dibuat dengan HTML, XML dan lainnya.
Browser akan menerjemahkan sebuah halaman website yang dikirimkan melalui HTTP (Hypertext Transfer Protocol) ke dalam tampilan yang dipahami manusia.
Meskipun setiap web browser memiliki fitur dan tampilan yang berbeda, tapi untuk fungsi secara umum sama.
3. Memahami Sejarah HTML
HTML dibuat pada tahun 1990 oleh seorang ilmuan yang bernama Tim Berners-Lee. Tujuan awal dibuatnya HTML ini untuk memudahkan para ilmuan ketika akan mengakses dokumen mereka satu sama lain.
Ternyata hasilnya lebih dari yang dibayangkannya, HTML menjadi pondasi untuk website seperti yang dikenal saat ini.
HTML adalah sebuah bahasa markup standar singkatan dari Hyper Text Markup Language. Dengan HTML memungkinakan Anda untuk menampilkan informasi di internet.
Melalui tutorial ini akan membuat struktur HTML yang tidak jauh berbeda seperti code tersebut. HTML adalah bagian penting untuk membuat website dan mudah dipelajari.
4. Mempelajari Element, Tag, dan Attribut
Element pada HTML membentuk sebuah struktur dan memberitahu browser untuk halaman website yang akan ditampilkan. Biasanya untuk element terdiri dari tag pembuka, konten, dan tag penutup.

Tag sendiri digunakan untuk menandai sebuah element pada bagian awal dan akhir, dengan format yang sama diawali dengan tanda < dan ditutup dengan >.
Jika dibedakan, untuk tag terdapat dua jenis, yaitu tag pembuka dan tag penutup . Dua jenis tag ini hanya dibedakan dengan tanda garis miring.
Contoh
Sebagai contoh untuk element em (emphasis) terdiri dari semua code mulai dari tag pembuka dan tag penutup .
Berikut untuk contoh codenya:
Contoh element.
hasilnya akan terlhat seperti tulisan di bawah:
Contoh element.
Untuk membuat sebuah heading atau subjudul, digunakan element h1, h2, h3, h4, h5, atau h6. Dimana kepanjangan h adalah heading. Untuk ukuran paling besar diawali dengan h1 sampai h6 adalah ukuran terkecil.
Berikut adalah codenya:
Ini adalah h1
Ini adalah h2
Ini adalah h3
Ini adalah h4
Ini adalah h5
Ini adalah h6
Tampilan di browser akan terlihat seperti gambar di bawah:

Seperti yang terlihat dari code di atas, pada sebuah element terdapat tag pembuka dan tag penutup. Ini tidak berlaku untuk beberapa element seperti code untuk membuat enter atau baris baru, yaitu
.
Menggunakan huruf besar atau huruf kecil?
Mungkin Anda memiliki pertanyaan mengenai penulisan tag, apakah harus menggunakan huruf besar atau huruf kecil. Meskipun browser tidak membedakan mengenai hal tersebut, untuk pembuatan tag pada umumnya menggunakan huruf kecil.
Itulah sedikit pengenalan mengenai element dan tag.
Attribute
Setelah Anda memahami element dan tag, Anda perlu memahami apa itu attribute. Seperti diketahui jika sebuah element berupa sturktur pada HTML yang berfungsi untuk memberitahu browser mengenai apa yang akan ditampilkan.

Aturan penulisan sebuah attribute:
- Nama attribute diikuti oleh tanda sama dengan.
- Nilai attribut diapit oleh dua tanda petik pembuka dan penutup.
- Jika lebih dari satu attribut, diberi jarak dengan spasi.
Berikut adalah contoh element yang disertai sebuah attribute:
Berikut adalah Web Pak Haki.
tampilan pada browser:
Berikut adalah Web Pak Haki.
Penjelasan:
Dari contoh di atas untuk element berguna untuk memberikan batasan pada hyperlink dengan beberapa attribute di dalamnya:
- href – Ini adalah attribute untuk menentukan alamat sebuah website, dimana ketika tautan diklik akan diarahkan ke halaman sesuai dengan tautan yang diisi, pada contoh ini adalah halaman href=”http://besmar1t.ddns.net/~haki”.
- title – Attribute ini berguna untuk menambahkan informasi pada tautan ketika kursor mouse diarahkan pada tautan. Pada contoh ini untuk title yang digunakan adalah title=”Website Pak Haki”.
- target – Untuk attribute ini berguna untuk memberitahu browser jika tautan diklik akan dibuka pada tab baru. Pada contoh ini adalah target=”_blank”. Jika attribut ini dihilangkan, untuk tautan tidak akan dibuka di tab baru.
Untuk mempercepat pemahaman Anda dalam belajar HTML dasar ini, silakan ikuti langkah selanjutnya.
5. Struktur HTML
Setelah Anda memehami elemet HTML, selanjutnya adalah menggabungkannya menjadi satu di dalam dokumen HTML.
Coba perhatikan code berikut ini:
| Pertemuan 1 | |
|
|
|
Penjelasan:
- – Merupakan deklarasi dari type dokumen
- – Dikenal dengan element utama karena semua element berada di dalamnya.
- – Element ini berfungsi untuk memasukkan konten yang tidak ingin ditampilkan. Konten tersebut dapat berupa keyword, deskripsi, CSS, dll.
- – Berfungsi untuk memberitahu browser mengenai pengkodean karakter yang sesuai dengan ketentuan UTF-8.
- – Merupakan judul dari halaman website yang muncul pada bagian tab browser.
- – Berisi konten yang ditampilkan pada browser ketika pengunjung mengakes halaman tersebut, contohnya seperti artikel yang sedang Anda baca saat ini.

